Senin, 04 Mei 2015

hujan




Hujan,ntah kenapa aku mencintaimu, aku menyukaimu, kata Allah, hujan adalah reski dariNya.
hujan, ntah mengapa aku begitu gembira saat kau hadir, tapi aku benci petir, aku benci mendung, aneh yaa?
ya menurutku hujan menenangkanku, menjauhkan ku dari dunia yang sangat jahat diluar sana, aku benci mendung, karna mendung terkadang hanya memberi harapan bahwa hujan akan turun, tapi apa? sering kali aku tertipu olehnya, ku kira hujan akan turun, ternyata matahari kembali muncul. yaa dia hanya semu, terkadang.
aku benci petir, dia merusak hujan yang tenang, dia merusak hujan yang suaranya begitu indah, dia merusak segalanya. dia membuat banyak orang takut.
layaknya kamu, iya kamu adalah hujanku, kamu menenangkan, tapi? kau tak ingin kau menjadi hujanku, kau hanya ingin menjadi mendung untuk ku, seolah memberi asa, seolah memberi harap, hingga aku terbuai, hingga aku merasa aku akan menjadi hujanmu. hingga sampai pada saat kau menjadi mendung, terus saja menjadi mendung. tetapi bagiku kau adalah hujan, yaa selalu menenangkan, dirindukan dan dinantikan olehku. kau hujanku dan aku adalah petir untukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar